Instrumen Investasi 1 - Reksadana
Pada artikel sebelumnya yang berjudul "Investasi, Perlu atau Tidak?" sudah dibahas mengenai beberapa instrumen investasi yang tersedia di pasar modal secara garis besar. Disini kita akan membahas salah satu instrumen yang dibahas pada artikel sebelumnya secara lebih detail. Instrumen yang akan dibahas yaitu reksadana. So, apa itu reksadana? mungkin sudah banyak yang mengenal reksadana, namun mari kita perjelas. Reksadana merupakan suatu instrumen investasi berupa wadah yang digunakan untuk menampung uang atau modal yang akan diinvestasikan ke berbagai instrumen investasi seperti obligasi, saham, dan lain sebagainya. Dengan kata lain, reksadana ini merupakan kumpulan dari beberapa instrumen investasi. Reksadana memiliki tingkat resiko dan imbal hasil yang bervariasi, dapat lebih rendah, sama atau lebih tinggi jika dibandingkan dengan instrumen investasi lain seperti obligasi dan logam mulia. Tergantung dari jenis reksadana yang kita pilih. Dikarenakan reksadana dikelola oleh orang-orang yang sudah ahli di bidangnya, menurut penulis, kita tidak perlu khawatir meskipun kita memilih resiko yang paling tinggi sekalipun.
Reksadana memiliki banyak kelebihan jika dibandingkan dengan instrumen investasi yang lain. Berikut kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh reksadana, yaitu :
1. Modal yang diperlukan untuk berinvestasi cukup kecil, bahkan hanya dengan 100 ribu - 250 ribu rupiah, kita sudah dapat membuka rekening reksadana dan berinvestasi di reksadana.
2. Jangka waktu investasi yang lebih fleksible, sesuai dengan produk yang kita pilih.
3. Memberikan imbal hasil yang tinggi dan kemudahan bagi investor dalam hal memonitoring kinerja investasi, dengan kata lain investor tidak perlu memonitoring pergerakan harga reksadana secara terus -menerus.
4. Dikelola oleh orang yang sudah ahli dan berpengalaman di bidangnya, sehingga resiko yang akan kita terima sangat minim.
Penulis pernah berinvestasi di reksadana, salah satu reksadana yang menjadi favorit penulis adalah Panin Dana Maksima dan Panin Dana Prima yang merupakan produk dari PT. Panin Asset Management. Kedua reksadana tersebut mampu memberikan imbal hasil yang cukup memuaskan sejak mereka melakukan penawaran perdana.
Jadi, dapat dilihat dari tabel yang disajikan diatas, panin dana maksima dan panin dana prima masing-masing mencatatkan kinerja yang sangat baik, Kenaikan hingga 7450,06% dan 239,34% sejak penerbitan hingga saat ini. Dengan kata lain, jika anda menginvestasikan modal sebesar 100 juta rupiah pada tahun 1997, maka dengan menginvestasikan ke panin dana maksima, modal yang ada miliki menjadi Rp. 7.450.060.000 dan jika anda berinvestasi dengan modal yang sama pada tahun 2007 ke panin dana prima tentunya saat ini modal yang anda miliki akan menjadi Rp. 239.340.000. Bisa dikatakan bahwa ini hasil yang memuaskan. So, jika anda berminat untuk memulai investasi, penulis menyarankan anda untuk memulai investasi anda pada reksadana terlebih dahulu karena instrumen ini memiliki resiko dan imbal hasil yang cukup sesuai dengan investor pemula. Untuk informasi mengenai produk-produk reksadana yang ada saat ini, anda dapat mengunjungi website sekuritas maupun aset management untuk mendapatkan informasi lebih detail lagi mengenai produk-produk yang mereka miliki.
Sekian artikel ini, salah profit dan salam sejahtera bagi kita semua.
Reksadana memiliki banyak kelebihan jika dibandingkan dengan instrumen investasi yang lain. Berikut kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh reksadana, yaitu :
1. Modal yang diperlukan untuk berinvestasi cukup kecil, bahkan hanya dengan 100 ribu - 250 ribu rupiah, kita sudah dapat membuka rekening reksadana dan berinvestasi di reksadana.
2. Jangka waktu investasi yang lebih fleksible, sesuai dengan produk yang kita pilih.
3. Memberikan imbal hasil yang tinggi dan kemudahan bagi investor dalam hal memonitoring kinerja investasi, dengan kata lain investor tidak perlu memonitoring pergerakan harga reksadana secara terus -menerus.
4. Dikelola oleh orang yang sudah ahli dan berpengalaman di bidangnya, sehingga resiko yang akan kita terima sangat minim.
Penulis pernah berinvestasi di reksadana, salah satu reksadana yang menjadi favorit penulis adalah Panin Dana Maksima dan Panin Dana Prima yang merupakan produk dari PT. Panin Asset Management. Kedua reksadana tersebut mampu memberikan imbal hasil yang cukup memuaskan sejak mereka melakukan penawaran perdana.
Jadi, dapat dilihat dari tabel yang disajikan diatas, panin dana maksima dan panin dana prima masing-masing mencatatkan kinerja yang sangat baik, Kenaikan hingga 7450,06% dan 239,34% sejak penerbitan hingga saat ini. Dengan kata lain, jika anda menginvestasikan modal sebesar 100 juta rupiah pada tahun 1997, maka dengan menginvestasikan ke panin dana maksima, modal yang ada miliki menjadi Rp. 7.450.060.000 dan jika anda berinvestasi dengan modal yang sama pada tahun 2007 ke panin dana prima tentunya saat ini modal yang anda miliki akan menjadi Rp. 239.340.000. Bisa dikatakan bahwa ini hasil yang memuaskan. So, jika anda berminat untuk memulai investasi, penulis menyarankan anda untuk memulai investasi anda pada reksadana terlebih dahulu karena instrumen ini memiliki resiko dan imbal hasil yang cukup sesuai dengan investor pemula. Untuk informasi mengenai produk-produk reksadana yang ada saat ini, anda dapat mengunjungi website sekuritas maupun aset management untuk mendapatkan informasi lebih detail lagi mengenai produk-produk yang mereka miliki.
Sekian artikel ini, salah profit dan salam sejahtera bagi kita semua.


Comments
Post a Comment